ratuprayuana

Ingat Jadi Koord Pramuka

Posted on: March 6, 2014

Dapet share foto masa muda… jadi inget masa muda.

Pose dengan para mangga yang bergelantungan *cinta alam :D

Pose dengan para mangga yang bergelantungan *cinta alam 😀

Disaat kita menua, mengingat masa muda adalah salah satu cara untuk bisa merasa muda kembali. Hehe. Bertemu teman lama, juga akan memunculkan kembali cerita lama yang membawa kenangan senang dan duka. Walau hanya bisa sebatas bercakap lewat social media yang kini tersedia, ataupun hanya lewat share foto album yang di-foto… tak ternilai harganya.

Mak Anis, mantan partner saya dulu sewaktu berorganisasi dimasa sekolah, men-share foto-foto kami sewaktu dulu bertugas… maka, menjadi giranglah saya dan kenangan akan masa lalu menjadi bermunculan dikepala saya. *lebeh

Dulu, dimasa muda saya berorganisasi tingkatan SMA, saya menjabat di Koordinator Pramuka sebagai ANKULAT I, Andalan Koordinator Urusan Latihan Pramuka periode 2003-2004. Ada empat ANKULAT pada masa periode saya, saya sendiri asal Jakarta, Anis Farikha Ulfa asal Nganjuk Jawa Timur, Sakinatul Khoir asal Lombok NTB dan Ika Nur Azizah asal Ponorogo Jawa Timur.

Ada banyak bagian lain di Koordinator Pramuka, Ketua Koordinator, Wakil Koordinator, Ankuset –mengurusi kesekretariatan, Ankukuang –mengurusi keuangan, Ankukedap –bagian kedai pramuka, Ankument –bagian dokumentasi pramuka, Ankuperkap –bagian perlengkapan pramuka, dan Ankuperpus –bagian perpustakaan pramuka.

Tugas ANKULAT ini adalah, sesuai namanya, meng-handle seluruh kegiatan kepramukaan di lingkungan sekolah. Kegiatan kepramukaan kami bukan yang biasa-biasa saja, bisa dibilang luar biasa. Banyak yang harus kami handle seperti SKU BANTARA, SAKA BHAYANGKARA, KMD, berbagai perkemahan, RAIMUNA –ditahun kami menjabat diselenggarakan di Jogya, sampai Jamboree tingkat dunia yang saat itu dilaksanakan di Thailand, dan masih banyak lagi…

Mencari track untuk wade game, mengatur panitia untuk Perkajum, membina RKS –Regu Kopassus Sangga, dan berbagai kegiatan lain yang tak kalah hebatnya. Selalu seru menjadi bagian dari tugas kepramukaan.

Para Ankulat... *tepok jidat lagi

Para Ankulat… *tepok jidat lagi

Para ANKULAT ini terkenal jahil sekaligus ditakuti. Kantor yang sekalian kamar tugas kami berada di lantai 2 dengan balkon besar didepannya. Dibawahnya, adalah kantor organisasi siswa. Koordinator Pramuka dan Organisasi Siswa adalah dua badan organisasi yang berbeda dan berdiri masing-masing, jadi para Koordinator Pramuka tidak berada dibawah Organisasi Siswa di sekolah kami. *ciyus? Miappahh?

Bener kok… *wek –haduh, apa sih nih.. okeh, lanzuuutt…

Setiap hari, kantor organisasi siswa yang terletak dibawah kami itu akan banyak didatangi oleh para siswa untuk mengurus keperluannya, dan pada saat-saat penuh siswa itulah kejahilan kami kambuh… *tepok jidat

Menyemprotkan air dari semprotan setrika dari ujung balkon sambil bersembunyi, lalu;

Siswa yang berkerumun: ‘Eh,, ujan nih ujan… cepetan yukkk,,, nanti malah basah semua dehh…’ Sambil menutupi kepala mereka dengan barang apapun yang dibawa dan lari kocar-kacir.

Dan cekikikan lah kita diatas dengan gelinya sambil memegangi perut yang sakit.

Atau seperti, menyebarkan busa steorofoam yang dijadikan bubuk kebawah, lalu;

Siswa yang berkerumun: ‘Hah… apaan ini… masa sih salju disini…’ sambil dipegang-pegang butiran putih yang berjatuhan itu.

Bagian Keamanan Siswa: ‘Ini pasti kerjaannya anak Koord, atau pasti ANKULAT nih… kotooorr… biar,, biar,, nanti saya urus keatas…’ Sambil marah-marah dan mengamankan para siswa kembali.

Dan cekikikan kembalilah kami sampai keluar air mata.

Kejahilan lain yang tak kalah seru pun selalu saja dilakukan setiap ada celah untuk menjahili. *timpuk

Ada sebuah peraturan tak tertulis bahwa; para siswa dilarang keras menggunakan pluit untuk alasan apapun, kecuali jika para ANKULAT sendiri yang memberi kebijakan untuk melakukan pelatihan sandi morse atau alasan penting lain. Karena eh karena, pluit ini adalah senjata ANKULAT untuk memanggil para dewan kerjanya yang disebut DKK – Dewan Kerja Koordinator.

IMG-20140226-WA0001Dengan tiupan pluit sandi morse A, seluruh DKK harus segera hadir ditempat pluit dibunyikan sebelum tiupan pluit terakhir berhenti, kapanpun, dimanapun, apapun yang terjadi. *Yeah

Seru sekali untuk melihat, setiap pluit dibunyikan maka para DKK akan dengan heboh, kaget dan dengan kecepatannya yang tak terduga, mencari sumber suara pluit tersebut untuk mendapatkan tugas baru ataupun, seperti yang satu ini;

ANKULAT            : Meniup pluit sandi morse A ‘Prit priiiiiit… prit priiiiiit… prit priiiiiit…’

Lingkungan sekolah : Suara gemuruh para DKK, dan teman-temannya yang juga dengan ketakutan membantu mencari sumber suara, atau membantu mengambilkan baju atau memberikan minum bagi teman DKK nya yang sedang menyuap makanan atau, apapun…

DKK                        : Rapi berbaris didepan ANKULAT yang memanggil, yang ternyata kali ini ada tepat didepan kantor kepramukaan. Dengan standart kopassus, para DKK melakukan salam hormat seperti akan upacara, lalu mengambil posisi istirahat dengan tangan dibelakang.’

ANKULAT            : Dengan sangat serius dan penuh wibawa ‘Ok, terimakasih sudah bisa membuktikan ketangkasan kalian untuk datang tepat waktu. Selesai. Terimakasih. Dadaaaahhhh…’ lalu langsung lari, masuk ke dalam kantornya dan dikunci rapat-rapat sambil cekikikan.

DKK                        : ‘TIDDDAAAAKKKKKK…’ kesal dan marah-marah sambil menggedor-gedor pintu, tertawa-tawa.

Loh, marah-marah tapi sambil ketawa-tawa, ‘ya mau diapain lagi,,, itulah ANKULAT…’

Diantara para jagung...

Diantara para jagung…

Wokeh…

Para partner ANKULAT saya adalah para individu yang mahir didunianya. Walaupun pasti, kadang clash tak terhindarkan, tetapi itulah seni dan suka duka ber-partner dimanapun. *kedip-kedip mata

Saya, sama sekali bukanlah seorang yang aktif dipramuka selama menjadi anggota peserta didik –bisa dibilang malas-malasan dan tidak perduli apapun, bahkan, saya tidak pernah menjadi DKK. *hadezing

Mendapatkan amanah menjadi leader ANKULAT, yang adalah merupakan sebuah jabatan elite dan paling diinginkan di lingkungan sekolah (maca ciiihh…), sudah pasti kemudian banyak pihak dilingkungan sekolah –dari pihak manapun yang bertanya-tanya tentang kontribusi dan kecakapan saya dalam memegang teguh amanah tersebut. Sayapun terheran-heran dibuatnya. *hah, gue yang jadi ankulat? Sambil celingak-celinguk 😛

Seorang Anis Farikha Ulfa, dari 4 jajaran Ankulat yang baru dilantik ini, adalah yang paling dianggap cakap oleh semua orang untuk mengemban jabatan tersebut, sayapun menganggap demikian. Tetapi apa yang bisa saya perbuat, saya tidak ingin mengasihani diri sendiri. Hanya berusaha dengan segenap kemampuan untuk bisa menjadi ANKULAT yang mampu dan kompeten dengan semua keterbatasan diri saya pribadi. Dengan berbagai kesalahan dan kekhilafan disana-sini tetapi, semoga bisa memberikan warna tersendiri bagi Gerakan Kepramukaan.

Dengan banyaknya clash ataupun pro-kontra, dukungan ketiga partner ANKULAT saya dan juga seluruh jajaran koordinator selalu merupakan hal yang menguatkan saya, dan telah membawa banyak kebaikan, baik bagi diri saya pribadi, para partner ANKULAT sendiri, juga bagi para peserta didik pramuka secara umum.

Sampai akhirnya kami berhasil melewati masa periode jabatan kami dengan baik. Alhamdulillaah… *hazeg hazeg

IMG-20140226-WA0005Cerita masa lalu adalah pembelajaran untuk kita dimasa kini dan masa yang akan datang. Kisah masa lalu bukan untuk dilupakan, tetapi disaring kebaikan darinya untuk kita dapatkan kehidupan yang lebih baik.

Ini adalah sepotong kisah saya yang sangat sedikit semasa saya menjabat sebagai ANKULAT I masa bhakti 2003-2004. Kisah lain semasa itu ataupun cerita lengkap sebagai seorang ANKULAT, pastilah sangat banyak, tetapi bahkan jari-jemari dan kertas dirasa tak mampu mengeluarkan dan menampung semua dari fikiran…

Resapi dan fahami arti dan hikmah tersembunyi dari semua hal dihidup kita.

Hidup kita adalah bagaimana kita membentuknya.

Maka jadikanlah indah…

Ratu Prayuana –bukan siapa-siapa…

Very special thanks to Anis Farikha Ulfa di Temanggung, yang telah menjadi referensi dan editor jarak jauh dari tulisan ini… 😀

*Catatan untuk paragraf yang dicoret adalah hasil edit dari teman2 se nusantara yang mendemo saya atas kesalahan pengertian antara Koordinator Kepramukaan dan Organisasi Santri di PP Al-Mawaddah..
Hehehee..
Mamaciii kawan semua dah mengingatkankoohh kembaliii..
Maapiin yakkk baru skrg di edit nyaa..
Hihihiii
;););)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Cerita bareng Sang Ratu

Entrepreneur learn to be [ Lecturer wanna be [ Happy woman must be [ Student always to be [ A useful person to the world have to be [ Traveler always will be [ Blogger try to be

Putu bareng sang Ratu -Instagram

Biru Biru. Sendu. Menggebu Mereka adalah fokusku Inti dari isi duniaku Amanah tertancap dibahuku Membesarkan hati Mengoreksi diri Menyiapkan sepi Tetap bertemu api Kaki melangkah penuh asa Walau terjebak aku harus bisa Tapi tak semua bisa terima Aku terjebak lagi disana Tetap ku melaju Walau sulit meniti Aku cinta mereka #ilovethemfam
Segala bentuk penjajahan diatas dunia harus dihapuskan 😅 Si pohon timun ini nakal banget #berkebunkece
Tomatoes #tomatoes 🍅🍅🍅 Kangen sama merekaaa #throwbacktime Sekarang masih numbuhin bibitnya dulu dan alhamdulillah segar.. Blm cukup besar.. sampai nanti waktunya panen2 lagii spt di foto inii.. 👏👏👏 #berkebunkece
Wattiini wazzaituun.. Buat yang belum pernah lihat penampakan buah tiin, inilah dia.. Rasanya manis yg slightly manis dan renyah empuk.. Isi buahnya seperti ada serat2 yang menjadi satu, walaupun saat dimakan tidak terasa serat sama sekali, tapi itu semua satu perpaduan.. Pertama kali dulu sewaktu kami coba buahnya, benar2 aneh.. Karna manisnya itu tipis dan mungkin karna rasa baru jadi belum terbiasa.. Alhamdulillah sekarang kami sudah lebih bisa menikmati salah satu buah surga ini.. MaasyaAllah 😭 . . . #buahtin #buahsurga #pohontin #pohonsubur #ayomenanam #gardening #urbangardening #homesteading #amateurhomesteading #bercocoktanam #panen #harvesting #berkebun #berkebunkece . . . [Inside story] Pohon ini adalah pohon tanamannya bapak dulu.. Bapak belum pernah mencicipi buahnya karna dulu walaupun subur, daunnya sangat lebat dan sudah berbuah beberapa tapi belum berhasil sampai matang untuk bisa dimakan seperti sekarang ini.. Diwaktu beliau pergi, pohon ini tiba2 juga mati.. Daunnya benar2 habis dan hanya meninggalkan batang2nya yang super kurus seperti batang patah.. Benar2 sedih melihatnya waktu itu.. Setiap lewat pohon ini pasti ingat bapak, karna bapak nungguin buahnya matang 😭😭😭 Kami sama sekali tidak tega membuang batang2 pohon yang seperti hanya tertancap ditanah itu dari rumah.. Pohon tiin ini, alhamdulillah entah bagaimana seperti bangun dari mati surinya, setelah sekian lama kami sangat kaget mendapati bahwa pohon ini mulai muncul tunas2 daunnya, sedikit demi sedikit, sampai sekarang sudah kembali subur bahkan lebih rimbun dan lebat dari sebelumnya.. MaasyaAllah.. kuasa Allah.. Sekarang, kami bisa mencicipi buah ini.. Semoga bapak juga memakannya dengan kebahagiaan di surga nanti.. Semoga bapak selalu dalam kebaikan dan pertolongan Allah di alam kuburnya.. Allahummaghfirlahuu warhamhuu waafihii wa'fuanhuu.. Aamiin aamiin aamiin yaa Allah yaa Rabbal alamiin.. Alfaatihah
#tree #waterfall #nature #mothernature #photography #muslimahtafakkur
Fairy River with huge stones #fiction #colorgrade #editan #fairyland #naturephotography #nature #epicview #beautifullandscape #beautifulnature #beautifulview #waterlover #design #photography #amateurphotography #muslimahtafakkur

Kicauan Sang Ratu

Advertisements
%d bloggers like this: